Doni Dwi Wahyudi
D3 AMIK Bacth III B
PENDAHULUAN
1.1.
Latar
Belakang
SEAMOLEC
adalah lembaga dibawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang
memiliki konsen dibidang training, pelatihan dan pengembangan Pendidikan Jarak
Jauh. SEAMOLEC memberikan beasiswa untuk riset kepada mahasiswa yang sedang dan
akan melakukan thesis.
Program alih jenjang
mahasiswa D-II ke D-III Batch III AMIK Seamolec 2014 merupakan sebuah program
yang dilaksanakan seamolec sebagai upaya untuk mensosialkan program
pembelajaran yang merupakan program utama seamolec, maka para mahasiswa dituntut
untuk memperdalam pengetahuan tentang pemograman, pengetahuan e-learning dan
hal lainnya ayng berkaitan dengan Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ).
Seamolec mengadakan
kegiatan magang dimana tujuan untamanya adalah mendekatkan mahasiswa dengan
dunia kerja. Sehingga nantinya diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa
dalam menggeluti bidang yang ditekuninya.
Dalam pelaksanaan magang, hal yang akan
diajarkan adalah pembelajaran yang didapat dari pendidikan seamolec selama 1
tahun mengenahi system pembelajaran berbasis e-learning.
1.2.
Maksud
Dan Tujuan Magang
Maksud dari pelaksanaan
magang adalah sebagai tugas yang diberikan pihak seamolec dalam program
pendidikan alih jenjang D-II ke D-III Batch III AMIK untuk mengaplikasikan
materi yang didapat selama matrikulasi.
Dengan maksud tersebut
maka mendukung efektifitas proses pendidikan dengan mendayagunakan proses
pembelajaran dengan berbasis TIK.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1.
Gambaran
Umum Seamolec
Sejak berdirinya pada tanggal 27 Februari 1997, SEAMOLEC
tidak hanya diprioritaskan pada persiapan dokumen hukum sebagai pusat SEAMEO
baru tetapi juga pada kegiatan melakukan sesuai dengan tujuan dan fungsinya .
Selama pra - pembentukan SEAMOLEC, sebuah Satuan Tugas
Indonesia atau “Indonesian Task Force”
(ITF) yang mewakili instansi terkait dibentuk. Para anggota Satuan Tugas
Indonesia adalah perwakilan dari Pusat Komunikasi dan Teknologi Informasi untuk
Pendidikan (Pustekkom), Belajar Universitas Indonesia Terbuka (UT), Kerjasama
Biro Internasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Biro KLN), dan
Asosiasi Indonesia Pendidikan Technologists
(IPTPI).
Kemudian, ITF diperpanjang menjadi Tim SEAMOLEC Studi
Kelayakan terdiri dari perwakilan negara-negara anggota SEAMEO dan SEAMEO
Sekretariat. Tim ini adalah untuk mempersiapkan dan melakukan studi kelayakan
untuk pembentukan SEAMOLEC. Tim telah bekerja sangat keras melalui dua
lokakarya SEAMEO (dilakukan di Jakarta dan Yogyakarta) dan akhirnya bisa
berhasil menyelesaikan tugasnya dengan menyerahkan laporan studi kelayakan
untuk SEAMEO “High Officials Meeting”
(HOM) atau Pertemuan Pejabat Tinggi di Bangkok, Thailand dan SEAMEO Council Conference di Manila, Filipina.
Alasan untuk pembentukan SEAMOLEC, antara lain adalah
keyakinan bahwa sekolah konvensional saja tidak akan mampu memenuhi pendidikan
untuk semua. Selain itu, beberapa negara anggota SEAMEO telah menerapkan
program pembelajaran terbuka dan jarak jauh sebagai cara alternatif untuk
meningkatkan peluang dan akses bagi peserta didik untuk berpartisipasi dalam
program pendidikan/pelatihan.
Masih ada beberapa negara anggota SEAMEO yang belum
menerapkan program pembelajaran terbuka dan jarak jauh meskipun kebutuhan
pendidikan dan pelatihan tidak dapat diberikan oleh lembaga konvensional yang
ada. Dalam rangka mempromosikan pelaksanaan pembelajaran terbuka dan jarak jauh
dan mendorong pertumbuhan program pembelajaran terbuka dan jarak jauh yang ada
untuk memenuhi permintaan "Pendidikan Untuk Semua", proposal proyek SEAMOLEC
dikembangkan.
2.2.
Visi
dan Misi
2.2.1. Visi
Untuk menjadi pusat
keahlian dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh
2.2.2. Misi
Untuk membantu SEAMEO
Negara Anggota dalam mengidentifikasi masalah pendidikan dan mencari solusi
alternatif untuk pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan melalui
penggunaan diseminasi dan efektif pembelajaran terbuka dan jarak jauh.
2.3.
Tujuan
Tujuan dari SEAMOLEC adalah melakukan program yang relevan
yang responsif terhadap kebutuhan nasional dan regional saat ini di bidang
pembelajaran terbuka dan jarak jauh . Dalam formulasi yang lebih spesifik ,
tujuan adalah untuk membantu : Negara anggota SEAMEO dalam mempromosikan dan mendorong
pembelajaran terbuka dan jarak jauh sebagai cara lain untuk memenuhi permintaan
untuk pendidikan dan pelatihan . Dalam hal ini , pembelajaran terbuka dan jarak
jauh dapat berfungsi untuk melengkapi , suplemen , atau menggantikan instruksi
kelas konvensional .
2.4.
Fungsi
Untuk mencapai visi, misi, tujuan, dan sasaran, SEAMOLEC
akan memegang fungsi pelatihan, penelitian dan pengembangan, informasi,
konsultasi, dan sumber daya yang menghubungkan pada setiap aspek pembelajaran
terbuka dan jarak jauh. Niat untuk SEAMOLEC adalah bahwa hal itu akan menjadi
spesialis dalam terbuka dan pembelajaran jarak jauh organisasi/institusi, dan
tidak bertentangan dengan Pusat SEAMEO lainnya. Ada tujuh fungsi yang diusulkan
oleh tim peneliti untuk semua negara anggota SEAMEO ditinjau. Tujuh fungsi
SEAMOLEC bisa diterima. Komentar tim peneliti yang diterima dari negara-negara
anggota pada kegiatan untuk masing-masing fungsi. Fungsi adalah sebagai berikut:
- Untuk memberikan pelatihan dalam pengembangan dan praktek sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh.
- Untuk melakukan penilaian kebutuhan, penelitian dan evaluasi terbuka dan pembelajaran jarak jauh, dan teknologi pendidikan.
- Untuk menyebarluaskan informasi tentang pembelajaran terbuka dan jarak jauh dan penggunaan teknologi untuk membuat belajar lebih efektif.
- Untuk mendorong pengaturan kolaboratif dan hubungan antara/lembaga nasional dan daerah antara Pusat dan terbuka dan jarak jauh eksternal belajar.
- Untuk memfasilitasi antar lembaga yang terbuka dan pembelajaran jarak jauh courseware akuisisi, pertukaran, pengembangan dan adaptasi di wilayah tersebut.
- Untuk mempromosikan berbagi dan pertukaran keahlian dan sumber daya lain untuk peningkatan kualitas dalam pembelajaran terbuka dan jarak jauh.
- Untuk menyarankan penyedia pembelajaran terbuka dan jarak jauh di negara-negara anggota SEAMEO pada identifikasi, akuisisi dan pemanfaatan sumber daya termasuk pemilihan teknologi tepat guna.
2.5.
Manfaat
Penerima manfaat langsung adalah lembaga yang memberikan
pendidikan dan pelatihan melalui pembelajaran jarak jauh. Namun manfaat utama
yang dimaksudkan adalah:
Para peserta pelatihan, mahasiswa dan peserta dari semua
sektor penduduk, baik pria maupun wanita, perkotaan dan pedesaan, yang tidak
mampu untuk mendapatkan keuntungan dari sistem pendidikan dan pelatihan
tradisional. Pria
dan wanita yang sudah dalam angkatan kerja yang ingin meningkatkan keterampilan
mereka atau untuk mendapatkan kompetensi baru untuk meningkatkan pembangunan
dan kerja peluang karir mereka. Orang dewasa yang ingin meningkatkan standar pendidikan
mereka melalui ini perubahan modalitas kedua. Lembaga pendidikan dan pelatihan
tradisional yang akan memanfaatkan bahan pembelajaran jarak jauh yang baik
sebagai bagian dari penyediaan pembelajaran mereka sendiri.
BAB
III
PELAKSANAAN
MAGANG
3.1.
Kegiatan
Magang di SEAMOLEC
Kegiatan magang di
SEAMOLEC dilaksanakan pada awal bulan September 2014 dan masing-masing
mahasiswa ditempatkan pada devisi yang ada. Satu diantaranya pada devisi IT
Content di bagian Studio.
3.2.
Pembuatan
Aplikasi SEA-Language
SEA-Language
yang dibuat oleh SEAMOLEC pada platform Android untuk mempelajari bahasa-bahasa
di ASEAN. Aplikasi yang digunakan adalah AppInventor, aplikasi opensource yang
dikembangkan oleh Google dan Massachusetts
Institute of Technology (MIT).
3.3.
Pengoperasian
BigBlueButton
BigBlueButton adalah sebuah open
source web conferencing sistem yang memungkinkan universitas dan perguruan
tinggi untuk memberikan pengalaman belajar yang berkualitas tinggi kepada siswa
terpencil.
3.4.
Pengoperasian
Webex
Webex adalah sebuah aplikasi online yang dikembangkan oleh Cisco yang membuat para pengguna saling berkolaborasi lewat gambar,
video, dan suara dari mana pun secara lebih mudah. Webex mengkombinasikan komunikasi lewat telepon dengan tampilan di layar komputer. Tidak perlu menghabiskan
biaya untuk perjalanan dan melakukan pertemuan, cukup melalui penjelajah web di meja
masing-masing dan lebih produktif
dibandingkan mengirim file yang akan didiskusikan lewat email. Tidak ada
perangkat yang harus dibeli,
maupun perangkat lunak yang
harus diunduh. Dengan aplikasi ini, baik perusahaan maupun pengguna perorangan
bisa mengurangi biaya operasional dan membuat pekerjaan lebih efisien.
3.5.
Pengoperasian
WireCast
Wirecast adalah suatu
software yang memungkinkan semua orang untuk dengan mudah menyiarkan acara live
dan membuat webcast profesional dari lokasi manapun.
Untuk menjalankan program
Wirecast, yang anda butuhkan adalah sebuah komputer dan koneksi internet.
Wirecast mempunyai kemampuan streaming intuitif dan sepenuhnya terintegrasi
sehingga memudahkan siapa saja yang ingin berbagi pengalaman hidup dan membangun
sebuah komunitas global. Dengan wirecast, streaming kamera memugkinkan anda
untuk mengikut sertakan media lain seperti film, gambar, suara dll. Fitur
termasuk Chroma Key (biru/ layar hijau), transisi dan built-in judul yang
memungkinkan anda untuk membuat siaran secara profesional. Wirecast digunakan
untuk memungkinkan Anda untuk mengakses siaran di udara dengan cepat.
3.6.
Pelaksanaan
Pengambilan Video

No comments:
Post a Comment